Resmi Meluncur! Motor Listrik Yamaha EC-06 Tembus Jarak 160 Km Sekali Cas

Yamaha Motor akhirnya meluncurkan dua model skuter listrik terbarunya di India pada November 2026: Aerox E dan EC-06. Kedua model ini menjadi langkah nyata produsen motor asal Jepang tersebut dalam memperluas pasar kendaraan listrik di Asia.

Model EC-06 menjadi sorotan karena dikembangkan melalui kerja sama dengan perusahaan lokal, River Mobility Private Limited. Skuter ini mengusung konsep desain “Stylish & Cool”, yang menonjolkan gaya modern dan dinamis sesuai dengan kebutuhan pengguna muda di perkotaan. Seluruh proses produksi EC-06 akan dilakukan di fasilitas River Mobility di Hoskote, Karnataka, menandakan komitmen Yamaha untuk mendukung industri kendaraan listrik lokal di India.

Kerja sama antara Yamaha dan River Mobility dimulai sejak awal 2024 melalui investasi strategis yang membuka jalan bagi kolaborasi jangka panjang di sektor kendaraan listrik. EC-06 menjadi hasil konkret pertama dari kemitraan tersebut, sekaligus memperkuat posisi Yamaha dalam menghadirkan produk ramah lingkungan.

Dari sisi performa, EC-06 dibekali motor listrik berdaya 4,5 kW (setara 6 tenaga kuda) dengan daya puncak mencapai 6,7 kW. Menggunakan baterai berkapasitas 4 kWh, skuter ini mampu menempuh jarak hingga 160 kilometer dalam satu kali pengisian penuh. Waktu pengisian daya sekitar 9 jam menggunakan colokan rumah biasa, menjadikannya praktis untuk kebutuhan harian.

Selain itu, EC-06 menawarkan tiga mode berkendara yang dapat disesuaikan dengan kondisi jalan, serta fitur mundur untuk memudahkan manuver di area sempit. Dilengkapi rem cakram depan dan belakang, layar LCD warna, serta lampu LED penuh, skuter ini tidak hanya fungsional tetapi juga bergaya futuristik.

Dari sisi kenyamanan, bagasi berkapasitas 24,5 liter memberikan ruang cukup untuk membawa barang harian. EC-06 juga sudah dilengkapi fitur konektivitas digital berbasis kartu SIM, memungkinkan pengendara memantau status kendaraan secara real-time melalui sistem pintar.

Yamaha menargetkan model ini bagi generasi muda perkotaan yang mencari kendaraan listrik bergaya modern dengan teknologi canggih dan efisiensi tinggi. Meskipun harga resminya belum diumumkan, EC-06 diperkirakan akan berada di kisaran Rp 27 jutaan, menjadikannya salah satu skuter listrik paling menarik di kelasnya.

Dengan kehadiran EC-06 dan Aerox E, Yamaha mempertegas langkahnya menuju mobilitas berkelanjutan sekaligus membuka peluang ekspansi ke pasar global. Jika penjualannya sukses di India, bukan tidak mungkin model ini akan menjadi pionir Yamaha di pasar kendaraan listrik Asia Tenggara.

watch Watch AD
Unlock More
Health Screening in Singapore (2026): How Much It Really Costs & Where to Go
Health Screening in Singapore (2026): How Much It Really Costs & Where to Go
We all know how crucial health screenings are—spotting potential health issues early can save you from high medical bills and serious complications down the line. But when it comes to the cost of these screenings in Singapore, things aren’t always straightforward.
Man Loses Leg in 'Phatka Gang' Attack on Moving Train in Kalyan
Man Loses Leg in 'Phatka Gang' Attack on Moving Train in Kalyan
KALYAN: A 22-year-old farmer from Nashik suffered a partial amputation of his left leg after being hit by the notorious 'Phatka gang' near Kalyan. The incident occurred on Sunday morning while Gaurav Nikam was travelling on the Tapovan Express from Thane to Nashik. According to Kalyan GRP, the incident happened between Shahad and Ambivli railway stations when the train slowed down near Irani Pada. Nikam was on a phone call near the train door when a minor boy from outside struck his hand with a
Allegations of Fraudulent Surrogacy Practices Surface at Hyderabad Fertility Clinic
Allegations of Fraudulent Surrogacy Practices Surface at Hyderabad Fertility Clinic
HYDERABAD: Gopalapuram police have registered five new cases against the head of Srushti Fertility Clinic Dr Athaluri Namratha alias Pachipala Namratha, and others based on complaints lodged by five sets of victims. While in one case a couple alleged that the doctor handed them a baby whose DNA did not match theirs, three other couples accused the clinic of adopting dubious methods. They claimed that they had already paid the money — anywhere from Rs 12.5 lakh to Rs 19 lakh — and even deposited their biological samples when they grew suspicious about the operations of Dr Namratha and her clinic. The frauds occurred between 2019 and 2025. Cops are yet to ascertain details of the fifth case.